Elemen yang berbeda dalam Kartu Undangan Pernikahan Hindu

[ad_1]

Dalam budaya Hindu, undangan pernikahan dikenal sebagai Lagnapatrika atau nimantranpatra dan mencerminkan nilai-nilai budaya, dan tradisi yang diikuti dalam masyarakat India. Kartu-kartu ini digunakan untuk mengumumkan upacara pernikahan. Proses pengiriman kartu undangan kepada para tamu merupakan bagian integral dari upacara. Kartu-kartu ini terkenal di seluruh dunia karena desain, warna dan pola mereka yang unik. Kehadiran unsur-unsur yang berbeda dalam kartu pernikahan Hindu membuatnya sesuai untuk fungsi perkawinan dan tanpa itu upacara tidak lengkap.

Silahkan lihat pada berbagai elemen kartu undangan pernikahan Hindu.

Kunyit / Haldi)

Haldi melambangkan kebahagiaan, kemurnian dan awal yang baik dari upacara sakral. Dalam budaya Hindu, kartu pernikahan pertama ditandai dengan haldi dan kemudian dibagikan kepada para tamu. Pengantin wanita dan pengantin juga dihiasi dengan haldi untuk membuatnya murni sebelum upacara pernikahan. Ini memiliki kegunaan spiritual dan kekuatan obat dan warna kuning kunyit adalah simbol kesucian dalam pernikahan Hindu.

Sindoor & Chawal (Padi)

Sindoor dan chawal dianggap sangat menguntungkan dalam budaya Hindu. Dalam pernikahan Hindu, kartu pernikahan ditandai dengan sindoor dan chawal dan dipersembahkan kepada Tuhan untuk membuat pernikahan suci dan diberkati. Sindoor berwarna merah menandakan permulaan acara keagamaan dan chawal berwarna putih (beras) menunjukkan kedamaian, keluguan dan kemurnian.

Kartu pernikahan berwarna merah

Warna merah adalah warna yang kuat dan menarik perhatian karena meningkatkan kepercayaan diri dan kegembiraan. Dalam budaya Hindu, warna merah direkomendasikan sebagai warna yang menguntungkan, dan itu menunjukkan antusiasme, kemurnian dan kegembiraan. Kartu pernikahan berwarna merah menyoroti ritual pernikahan dan meningkatkan rahmat upacara. Warna merah menggambarkan kebahagiaan sejati untuk pernikahan Hindu.

Tuan Ganesha

Lord Ganesha dianggap sebagai dewa kekayaan dan pendidikan. Dalam budaya Hindu, Lord Ganesha disembah terlebih dahulu untuk menyingkirkan semua rintangan dan rintangan sebelum memulai acara yang baik seperti pernikahan. Karena karakteristik ini, Lord Ganesha dicetak di kartu undangan pernikahan Hindu, dengan keyakinan bahwa Lord Ganesha akan membuat pernikahan itu bebas rintangan dan sukses.

Desain

Pada kartu pernikahan Hindu, motif seperti bulu merak atau merak, swastika, diya (lampu), dan OM digunakan untuk mendesainnya. Desain-desain ini memiliki makna religius dan berbicara tentang budaya Hindu.

Wordings

Kartu pernikahan Hindu ditulis dalam bahasa Inggris serta bahasa Hindi. Kata-kata yang digunakan di dalamnya sangat sederhana dan mudah dimengerti. Kartu-kartu itu memuat perincian tentang peristiwa itu, nama mempelai laki-laki beserta orang tua mereka dan mantra-mantra suci serta shlokas dari Veda-Veda suci. Moto utamanya adalah mengundang para tamu untuk memberikan restu kepada pasangan pengantin baru.

[ad_2]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *